Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com

Sabtu, 09 Maret 2013

Jangan Marah Pada Hal-Hal Kecil"

Jangan Marah Pada Hal-Hal Kecil" Setelah peristiwa 11 September 2001, sebuah perusahaan mengundang karyawan-karyawan dari perusahaan-perusahaan yang selamat saat terjadi serangan ke WTC (World Trade Center) di Amerika. Mereka diminta menceritakan pengalaman. Pada pertemuan itu, mereka menuturkan kisah bagaimana mereka bisa selamat. Dan semua kisah itu hanyalah mengenai ‘Hal-hal Kecil’. Misalnya: 1. Kepala keamanan perusahaan bisa selamat pada hari itu karena mengantar anaknya masuk TK di hari pertama. 2. Seorang karyawan selamat karena hari itu adalah gilirannya membawa kue untuk murid di kelas anaknya. 3. Seorang wanita selamat karena tidak menemukan kunci mobilnya. 4. Seorang karyawan selamat karena terlambat akibat terjebak di NJ Turnpike saat terjadi kecelakaan lalu lintas. 5. Karyawan lain selamat karena ketinggalan bus. 6. Ada juga karyawan lain yang selamat karena menumpahkan makanan di bajunya, sehingga perlu waktu untuk berganti pakaian. 7. Seorang pria selamat karena mobilnya mogok. 8. Seorang pegawai tua selamat karena dia masuk lagi ke dalam rumah untuk menerima telepon yang berdering. 9. Seorang karyawan selamat karena mempunyai anak yang malas sehingga tidak bisa tepat waktu untuk berangkat bersama-sama. 10. Beberapa karyawan selamat karena tidak memperoleh taksi. 11. Sementara seorang manager selamat karena memakai sepatu baru yang membuat kakinya lecet dan terpaksa berhenti di toko obat untuk membeli plester. Itulah yang menyebabkan dia bisa tetap hidup sampai hari ini.

"Rahasia Kebahagiaan"

"Rahasia Kebahagiaan" Ada seorang wanita tua kehilangan suaminya yang meninggal akibat malaria dan tiga bulan kemudian anaknya yang tunggal tewas akibat kecelakaan. Ia telah merasa kehilangan segalanya. Tidak bisa tidur, tidak bisa makan, tidak pernah tersenyum kepada siapapun, bahkan berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Sampai suatu sore dalam cuaca dingin di luar, seekor anak kucing mengikutinya pulang. Sejenak wanita itu merasa kasihan, lalu memutuskan membiarkan anak kucing tersebut masuk ke rumah, memberikan susu, dan anak kucing itu minum sampai habis. Lalu si anak kucing itu bermanja-manja di kaki wanita itu, dan untuk pertama kalinya ia tersenyum. Sesaat kemudian ia berpikir jikalau membantu seekor anak kucing saja bisa membuatnya tersenyum, mungkin melakukan sesuatu bagi orang lain akan membuatnya bahagia. Maka di kemudian hari ia membawa beberapa biskuit untuk diberikan kepada tetangga yang terbaring sakit di tempat tidur. Tiap hari ia mencoba melakukan sesuatu yang baik kepada setiap orang. Benar! hal itu ternyata membuatnya bahagia, tatkala melihat orang lain bahagia. Ia telah menemukan kebahagian dengan memberi. Saat ini Anda mungkin sedang dilingkupi oleh penderitaan. Pikiran untuk mencoba menolong orang lain kelihatannya tidak mungkin. Meskipun demikian, pada titik tertentu dalam menjalani penderitaan itu, Pasti anda akan dapat menemukan penghiburan, dan saat itu Anda berarti siap untuk menghibur orang lain. Kenyataannya menjangkau orang lain menjadi bagian yang penting dari proses penyembuhan emosi Anda sendiri. Sekarang, mulailah mencari seseorang yang terluka dan berbeban berat. Datangilah dan bagikan hidup Anda dengan dia. Bersikaplah untuk empati. Percayalah bahwa tindakan yang sederhana ini akan membuat penderitaan kita menjadi tidak berarti. Mengapa? karena kita akan memperoleh penghiburan tersendiri saat kita bisa menolong orang lain yang membutuhkan dan saat itu anda pun akan memperoleh kebahagiaan saat melihat mereka juga berbahagia.
Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com