Laman
Jumat, 15 November 2013
Renungan yang belum memiliki Asuransi Jiwa
Cerita karangan Si Buah Hati
Di sebuah Sekolah Dasar di Jakarta, seorang guru pelajaran Bahasa Indonesia memberikan tugas mengarang kepada murid-muridnya yang duduk di kelas 5A. Judul karangan yang ditentukannya yaitu: “Keluargaku.”
Dan guru ini menemukan 2 buah karangan yang cukup menarik, lalu mengajak saya dan Anda untuk membandingkan petikan kedua karangan ini bersama-sama:
Karangan karya Rudy:
Nama saya Rudy Sasmita. Saya anak kedua dari tiga bersaudara. Saya sekarang tidak punya Papa, karena Papa baru saja meninggal 3 bulan yang lalu.
Sejak Papa meninggal, saya selalu kesepian karena Mama pulangnya malam terus. Mama bilang, sekarang Mama harus bekerja lebih keras karena sedang krismon.
Kakak Rita juga jarang dirumah kalau siang. Habis sekolah, sekarang kakak selalu membantu Oom Beni yang punya toko roti di seberang kantor polisi dekat sekolah. Katanya, kakak kasihan sama Mama kalau tidak dibantuin.
Oh ya, Mama bilang mulai bulan depan Rudy harus pindah sekolah. Katanya, kemarin Mama sudah ketemu sekolah yang lebih murah. Sekolahnya memang lebih jauh, tapi Mama bilang kita nanti juga mau pindah rumah ke dekat sekolah yang itu.
Rumah yang sekarang ini, kak Rita bilang sudah mau dibeli sama Oom yang punya…
Karangan karya Joko:
Aku Joko Ramli, anak paling tua dan punya adik satu. Kami Kami tinggal di toko delima dekat pasar Anyar. Toko Delima itu punya Ibuku. Ibu mulai buka took itu sejak Ayah meninggal 3 tahun yang lalu.
Toko Ibu tidak terlalu ramai, tapi Ibu selalu berkata kepada anak-anaknya bahwa Ayah masih tetap membiayai keluarga kami. Aku sih tidak mengerti maksudnya. Mungkin, … Ayah tetap bekerja untuk kami di Surga.
Maksudku, rasanya Ayah memang masih bekerja untuk kami disurga, karena waktu itu ada teman Ayah, namanya Oom Andi, yang bilang bahwa Ayah sangat mencintai kami dan akan tetap mengirim biaya sekolah aku dan adikku sampai nanti aku kuliah.
Waktu Ayah baru meninggal, Oom Andi juga yang bawa-in duit banyak untuk Ibu. Katanya sih uang itu titipan dari Ayah…
Jika pada suatu saat terjadi musibah pada diri Anda, sebelum anak Anda mampu mandiri, karangan seperti apakah yang anda inginkan dari anak Anda ?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Beberapa tahun yang lalu, saya punya asuransi Lippo life untuk anak pertama saya Alief, dan Prudential untuk 3 anak , istri dan saya sendiri. prudential yang saya ambil adalah asuransi syariah, tapi semua say tutup sekarang karena ada keraguan tentang halalnya asuransi secara syar ' i. Sampai saat ini saya tidak punya asuransi apap2 selain dari asuransi perusahaan yg di UAE. Semua nya saya serah kan kepada Allah...
BalasHapus