Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com

Rabu, 05 Mei 2010

PINTU YG TAK PERNAH TERKUNCI

Di Glasgow, Skotlandia, seorang wanita muda, seperti kebanyakan remaja masa kini, merasa bosan akan rumah dan larangan orangtuanya. Anak ini menolak gaya hidup keluarganya yang religius, dan berkata, "Aku tak mau Tuhan kalian. Aku tak tahan lagi. Aku mau pergi.!"

Ia pergi, memutuskan untuk menaklukan dunia. Namun, tak lama kemudian, ai berkecil hati dan tak mampu mendapat pekerjaan, jadi dia turun ke jalan dan menjual tubuhnya sebagai pelacur. Tahun-tahun berlalu, ayahnya meninggal, ibunya bertambah tua, dan si anak terjerumus dalam gaya hidupnya.

Anak dan ibu tidak pernah berhubungan selama itu. Si ibu, ketika mendengar dimana anaknya berada, pergi ke bagian kumuh kota itu untuk mencari anaknya berada. Ia berhenti di setiap penampungan dengan permintaan sederhana. "Bolehkah saya memasang foto ini?" Foto adalah foto si ibu yang tersenyum dan beruban dengan pesan tulisan tangan di bawahnya : "Ibu masih sayang padamu... Pulanglah!"

Beberapa bulan berlalu dan tak terjadi apa-apa. Lalu suatu hari si anak masuk ke tempat penampungan untuk makan. Ia duduk melamun mendengarkan misa, sementara matanya berlelana. Dipan pengumuman. Disaat ia melihat foto dan berfikir, Mungkinkah itu ibuku?

Ia tak sabar menunggu berakhirnya misa. I berdiri dan pergi melihatnya. Memang itulah ibunya, dan dibawahnya ada perkataan : "Ibu masih sayang padamu... Pulanglah!" Sambil berdiri di depan foto itu, ia menangis. Rasanya terlalu indah menjadi kenyataan.

Waktu itu sudah malam, tapi ia tersentuh oleh pesan itu sehingga ia mulai berjalan pulang. Saat ia tiba, hari sudah pagi. Ia tak berani dan berjalan dengan takut-takut, tak begitu tahu apa yang harus dilakukannya. Saat ia mengetuk, pintunya terbuka sendiri. Pikirnya, pastilah ada seseorang yang menyeludup masuk ke dalam rumah. Sambil mencemaskan keselamatan ibunya, wanita muda itu berlari ke kamar ibunya, dan mendapatinya sedang tidur. Ia mengguncang tubuh ibunya, membangunkannya, dan berkata, : "Ini aku! Aku pulang!"

Sang ibu hampir tak mempercayai pengeliatannya. Ia menghapus airmata nya dan mereka berpelukan. Si anak berkata : "Aku cemas sekali!,, pintunya terbuka dan kusangka ada pencuri masuk!"
Sang ibu menyahut dengan lembut. "Tidak, sayang. Sejak kau pergi, pintu itu tak pernah terkunci"



nb: waktu kau masih kecil, dan hanya berjarak satu sentuhan, aku melindungimu dengan selimut, melawan udara malam dingin, tapi sekarang kau sudah dewasa, dan di luar jangkauan, aku melipatkan tangankudan melindungiku dalam doa....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com